Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) adalah pembelajaran dasar membaca huruf Hijaiyah, memahami tajwid, dan menulis ayat-ayat Al-Qur’an dengan benar, serta merupakan ibadah bernilai tinggi. Metode populer di Indonesia meliputi Iqra’, Qiroati, Yanbu’a, dan Ummi, yang berfokus pada makhorijul huruf, harakat, dan panjang pendek. Pelajaran ini bertujuan membina kemampuan membaca/menulis sejak dini/dasar.
Komponen Utama Baca Tulis Al-Qur’an:
    • Mengenal Huruf Hijaiyah: Mempelajari huruf

      sampai

      (dari

      hingga

      atau

      hingga

      ).

    • Harakat (Tanda Baca): Fathah (a), Kasrah (i), Dhammah (u), Fathatain (an), Kasratain (in), Dhammatain (un), serta Sukun dan Tasydid.
    • Tajwid & Makharijul Huruf:
      Teknik melafalkan huruf dari tempat keluarnya dengan tepat agar makna tidak berubah.
  • Menulis Arab: Latihan menyambung dan menulis huruf hijaiyah sesuai kaidah.
Metode Pembelajaran Populer:
  1. Iqra’: Metode yang paling umum dan cepat.
  2. Qiroati: Menekankan pada ketepatan membaca.
  3. Yanbu’a: Fokus pada penulisan dan bacaan.
  4. Ummi: Pendekatan sistematis dan menyenangkan.
Pembelajaran BTQ sering diajarkan di sekolah (sebagai muatan lokal), TPA/TPQ, dan menjadi dasar utama sebelum mempelajari tafsir Al-Qur’an.