PESTA DEMOKRASI, PEMILIHAN KETUA IPM SMK MUHAMMADIYAH 1 SRAGEN

SMKMUH1SRG.SCH.ID, Sragen – Pemilihan Ketua IPM SMK Muhammadiyah 1 Sragen dilakukan persis seperti pemilihan umum (Pemilu). Pemilihan Ketua IPM yang di adakan pada Jum’at, 10 Februari 2023 ini memadukan konsep Pemilihan Umum dan konsep yang selama ini di berlaku yang tertuang di AD/ART IPM. Hal ini sengaja dilakukan agar para siswa mengetahui proses pemilu secara demokratis, jujur dan adil. seluruh siswa di wajibkan mengikuti jalannya proses pemilihan Ketua IPM itu. Pemilihan diikuti 4 kandidat calon yaitu:Ratri Putrantiwi Nastiti ( XI MPLB), Milanesti Putri Susyanti (XI AKL),Vina Meisya Anjarwati ( XI MPLB ) dan Alfiyyah Ghina Fakhira (XI TKJ).

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Muhamad Irfanudin, S.Ag. menuturkan proses pemilihan Ketua IPM yang dilakukan sama dengan pemilu ini memiliki tujuan mengenalkan para siswa agar bisa mengetahui proses pemilihan umum yang demokratis.

“Kegiatan ini sengaja dilakukan sebagai sarana pembelajaran pemilihan pemimpin dengan menggunakan hak suara kepada para siswa. Apalagi banyak dari para siswa yang nantinya akan mempunyai hak pilih pada Pemilu 2024 nanti,” katanya.

Muh. Irfan mengatakan sebelum pelaksanaan pemilihan para calon untuk melakukan kegiatan kampanye, melakukan orasi hingga pemaparan visi dan misi dihadapan bapak/ibu guru karyawan, siwa kelas X, XI dan XII serta 27 mahasiswa UMS yang mengadakan kegiatan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan ( PLP) di SMK Muhammadiyah 1 Sragen.

Sebelumnya, para siswa juga diajari tata cara mengambil kartu suara. Semua proses pun sengaja disamakan dengan pemilihan umum. “Disediakan bilik dan kotak, kertas suara pun tertera gambar dari calon ketua yang dipilih. Usai memberikan suara, peserta pun diwajibkan untuk mencelupkan jari ke tinta  sebagai tanda telah menggunakan hak suara,” paparnya.

Dalam pemilihan tersebut, terdapat dua pasangan Calon Ketua dan Sekretaris IPM SMK Muhammadiyah 1 Sragen periode 2023-2024. Pasangan Calon ( Paslon) nomor Urut 1 Ratri Putrantiwi Nastiti ( XI MPLB), Milanesti Putri Susyanti, dan pasangan calon nomor urut 2, Vina Meisya Anjarwati ( XI MPLB ) dan Alfiyyah Ghina Fakhira (XI TKJ).

Dan akhirnya setelah pemilihan selesai, kemudian dilakukan penghitungan, pasangan nomor urut 1 mendapatkan 168 suara dan pasangan nomor urut 2 mendapat 148 suara dan menjadi nomor dua. Proses berikutnya adalah tahap kedua yang mengadopsi AD/ART IPM, para kandidat dan peserta Musyran serta IPM senior mengadakan rapat dan menetapkan ketua IPM SMK Muhammadiyah 1 Sragen tahun 2023-2024 terpilih yakni, Ratri Putrantiwi Nastiti ( XI MPLB).

Visi – misi Calon Ketua IPM SMK Muhisra

Ratri Putrantiwi Nastiti

Visi :                                                                               

Menjadikan IPM sebagai wadah latihan bersosialisasi dan berorganisasi serta menjadikan kerja sekolah dalam membangun karakter siswa siswi yang berbudi luhur dan berprestasi.

Misi :

1. Menjalin Kerjasama antar siswa dan guru.

2. Meningkatkan hubungan kekurangan di lingkungan sekolah melalui  kegiatan Organisasi.

Milanesti Putri Susyanti

Visi :

Meningkatkan Kualitas antar siswa SMK Muhammadiyah 1 Sragen, Berprestasi dalam skill yang telah dimiliki, Membentuk IPM SMK Muhammadiyah 1 Sragen yang SMART.

Misi :

1. Selalu membangun komunikasi yang baik dengan sesama teman.

2. Menjadikan Organisasi IPM ini sebagai wadah aspirasi Siswa.

3. Selalu mencoba dan tidak takut gagal akan hal baru.

Vina Meisya A.

Visi :

Menjadikan siswa siswi dan Organisasi IPM yang PINTAR ( Peduli, Inisiatif, Nasional,Terampil, Amanah dan Resik ).

Misi :

1. Mengembangkan rasa tanggung jawab.

2. Menumbuhkan sikap saling gotong royong diantara sisw, guru dan kariyawan dilingkungan sekolah.

3. Melakukan kegiatan IPM yang unik tidak membosankan.

Alfiyah Ghina Fakhira

Visi :

Menjadikan siswa siswi dan Organisasi IPM yang PINTAR ( Peduli, Inisiatif, Nasional,Terampil, Amanah dan Resik ).

Misi :

1. Mengembangkan rasa tanggung jawab.

2. Menumbuhkan sikap saling gotong royong diantara sisw, guru dan kariyawan dilingkungan sekolah.

3. Melakukan kegiatan IPM yang unik tidak membosankan.